Bingung dengan ‘jenis’ sendiri?
Itulah yang terjadi pada diri saya… uhm well, ini bukan main-main tapi fakta.
Semua bermula dari perasaan dikhianati oleh lawan jenis (sebutlah pacar, status macam itu) yang menyebabkan sebuah trauma melanda batin ini. Dikira hal mudah untuk segera ‘kembali ke diri sendiri’ tapi ternyata hal itu sulit untuk dilakukan, bahkan lebih parah dari kejadian patah hati.
Dan berakhirlah semua…
Intinya sih saya merasa kosong… tidak tertarik pada lawan jenis untuk urusan ‘perasaan’ seperti mengabaikan rasa ingin memiliki dan dimiliki. Menganggap lawan jenis sebagai sesuatu yang tidak lebih dari ‘alat’ yang bisa dimanfaatkan (maaf) mencangkup sebagai teman atau pesuruh *dihantam*… semacam itu deh.
Akibat dari penyakit ini adalah…
Saya jadi merasa kalau saya ini bukan wanita (loh?)
Bisa saja kan… waktu kecil foto-foto di rumah menandakan bahwa sepertinya saya ganteng juga buat jadi seorang cowok, dan lagi postur badan saya (dengan dada rata *ehm* dan bahu lebar, pinggang langsing) langsung mendapat tanggapan dari seorang teman, “Kalau cowok pasti bagus,” ehm…
Dan lagi yang lebih parahnya, seorang teman cewek pernah bilang, “Kamu tuh cool ya, tenang banget, seneng deh meluk-meluk kamu…” sambil menggerayang ke sana-ke sini =w=
Ahahaha~
Masalah saya ini… apa saya bisa kembali ke harfiah sebagai seorang wanita? Not a gentle woman yang selalu melindungi temen ceweknya, bersikap so’ cool, jago menindas, dan ditakuti seluruh cowok seperti preman.
Satu lagi keanehan… entah kenapa saya mulai suka pada cewek-cewek tinggi semampai, rambut panjang, dan bermata indah =w=
*jangan… jangan dulu mengklaim!*
Seorang psikolog berkata bahwa:
“Pribadimu itu plin-plan, ke sini ikut ke sana ikut…”
Apa soal gender juga begitu?
Entah kenapa saya jadi merasa bingung. Well beberapa saat yang lalu saya membaca sebuah komik berjudul The Days of Revolutions yang menceritakan tentang seorang Pria yang setelah 16 tahun hidup baru menyadari bahwa dirinya adalah Wanita karena suatu penyakit (semacam hermaprodit). Apakah kasus seperti ini akan menimpa saya?
Setelah 17 tahun hidup sebagai Wanita akhirnya saya sadar bahwa saya adalah seorang Pria?!
Well anyway busway… I’m keep to try fall in love with someone (a man not woman).
Doakan saja kelainan ini bisa sembuh *fuuuh~*
Mei 11, 2009 at 8:07 am
Nyak! it’s O.K. if you’re still you~ ^ ^… are you know why your heart is full of cloud? Is to recover you from the darkness and then you can see a light in side your heart…
yah, cinta itu emang kayak rambutan (??) gigitan pertama manis, kalo digigit bijinya pasti pahit kalo nggak gigimu bakal ompong (praktekin aja)! tapi, jangan pesimis dulu.. lagian mana ada sih cowok yang suka sama kamu kalo kamu jago manindas? lebih baik gini, bertemanlah ama cowok, ketahui apa yang mereka suka (anime manga,dsb)obrolin tuh ampe gilaa… nanti juga ada yang ngasih tanda (pengalaman sendiri. Saya sih banyakkk)tapi, jangan terlalu cepet suka ama kk-kk cewek… toh kamu sekarang masih cewek kok!saya sendiri juga begitu… tapi gak suka ama cewek! saya masih normal >._<.. pokoknya! kamu yang sekarang adalah masih kamuuu, cewek! selama kamu belom jadi cowok tulen nikmatilah kehidupanmu sebagai cewek Okeee~y ^_*!!
Mei 13, 2009 at 7:28 pm
Are you know why your heart is full or cloud?
…
May be something wrong with my heart… *ngaco*
entah deh, mungkin traumatis atau yah semacam itu.
Itulah dia masalahnya T^T … saya terlalu otoriter dan menganggap para cowok adalah ‘pembantu pribadi’ *dihadjar cowo2*. Lain halnya dengan cewek yang dimata saya mereka harus ‘dilindungi’.
Wiii dan kalau berteman dengan cowok memakai kepribadian orang baik, saya malah takut membohongi mereka. Setidaknya saya ingin orang menilai buruk pada saya sampai mereka menemukan nilai baiknya sendiri …
Well istilah ‘penjahat yang baik’.
Hm… saya akan menikmati hidup sebagai cewek >..<
thaanks buat masukannya *hugg*